Empat Remaja Asal Perumnas Ujong Batee Terseret Arus di Pantai Ujong Batee, Dua Ditemukan Meninggal dan Dua Masih Dalam Pencarian

ACEH POS

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:14 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar – Musibah tenggelam menimpa empat remaja asal Perumnas Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, yang terseret arus saat berenang di kawasan Pantai Ujong Batee, Jumat (31/7/2026) sore. Hingga Sabtu (1/8/2026), dua korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB ketika delapan remaja berenang di sekitar bibir Pantai Ujong Batee. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tim SAR dan saksi di lokasi, awal mereka pergi ke pantai Ujong Batee berjumlah 8 orang dengan tujuan bermain bola, ketika bola mengarah ke laut, salah seorang remaja terseret arus laut yang cukup kuat. Upaya penyelamatan yang dilakukan oleh teman-temannya justru mengakibatkan tiga remaja lainnya ikut terseret arus.

Dari delapan remaja yang berada di lokasi, sebagian berhasil menyelamatkan diri ke tepian pantai. Namun, empat remaja dilaporkan hilang terbawa arus laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban yang menjadi fokus pencarian diketahui masing-masing bernama:

* M. Abral (15), ditemukan meninggal dunia.
* Muhiddin (18), masih dalam pencarian.
* Salamuddin (16), masih dalam pencarian.
* M. Khalil Akbar (15), masih dalam pencarian.

Sejak laporan diterima, operasi pencarian langsung dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Banda Aceh, BPBD Aceh Besar, Ditpolairud Polda Aceh, Sat Brimob Ujong Batee, TNI-Polri, relawan kebencanaan, RAPI, ERPA Aceh, serta masyarakat perumnas Ujong Batee desa Neuheun dan keluarga korban.

Proses pencarian dilakukan dengan menyisir kawasan perairan menggunakan perahu karet, peralatan penyelamatan, serta pemantauan dari darat di sepanjang garis pantai. Tim SAR juga menyesuaikan strategi pencarian dengan kondisi cuaca, gelombang, arus laut, dan waktu pasang surut untuk memaksimalkan peluang menemukan para korban.

Hingga berita ini ditulis, dua korban yang sudah ditemukan bernama Abral (15) dan Muhiddin (18) sekitar pukul 16.35 wib, dua korban tersebut dibawa ke kediaman masing masing untuk di kebumikan, dengan rasa terpukul betapa sedihnya kedua orang tua dari korban tersebut ketika anaknya ditemukan sudah meninggal dunia.

Sementara itu dua korban lagi Salahuddin (16) dan Khalil Akbar (15) masih dalam pencarian oleh tim SAR beserta gabungan Pol Airud, TNI, Brimob, BPBD Aceh Besar, serta masyarakat perumnas Ujong batee kecamatan mesjid Raya Aceh besar juga keluarga kedua korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya pengawasan terhadap aktivitas berenang di kawasan pantai serta kepatuhan terhadap imbauan keselamatan demi mencegah terulangnya kejadian serupa. (*)

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 03:12 WIB

Operasi PETI Geumpang Disorot: Dugaan Tambang Bermodal Asing, Ekskavator Besar, dan Aliran Uang Menunggu Diungkap

Minggu, 20 September 2026 - 20:50 WIB

HUT Pidie ke-515 Seharusnya Jadi Momentum Refleksi, Bukan Sekadar Pesta Saat Alue Pigoe Dilanda Musibah

Sabtu, 12 September 2026 - 18:35 WIB

Tambang Emas Ilegal dan Dugaan Merkuri di Geumpang Jadi Alarm Lingkungan, Pemerintah Diminta Segera Bertindak Tegas

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:03 WIB

Hadir untuk Masyarakat, Polres Pidie Salurkan Bantuan Air Bersih ke Gampong Dayah Beureueh

Berita Terbaru